TNI  

Dandim 0822 Dan Forkopimda Bondowoso Nobar Pagelaran Wayang Orang “Pandawa Boyong”

Bondowoso, KLIKBULETIN.COM – Komandan Kodim 0822/Bondowoso Letkol Arm Suhendra Chipta, M.Tr.Hanla., bersama Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko, SIK., menggelar Nonton Bareng (NOBAR) Pagelaran Wayang Orang “Pandawa Boyong”, bertempat di Loby Sanika Satywada Mapolres Bondowoso Jl. Veteran No. 01 Bondowoso, Minggu (15/1).

Dalam Nobar tersebut, Dandim 0822/Bondowoso Letkol Arm Suhendra Chipta, M.Tr.Hanla., bersama Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko, SIK., yang didampingi Danramil dan Kapolsek jajaran, Forkopimda Bondowoso serta anggota TNI/Polri jajaran.

BACA JUGA :  Satgas Satuan Yonif Raider 514/SY/9/2 Kostrad Berbuat Demi Generasi Papua Yang Lebih Baik

Pagelaran Wayang Orang dengan Lakon “Pandawa Boyong” dengan Peran Utama Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit dan 3 Kepala Staf Angkatan.

Dalam cerita Pandawa Boyong, Bima Sema diperankan Laksamana Yudo Margono, Prabu Puntadewa diperankan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit, Bathara Guru diperankan Kasad Jenderal Dudung Abdurachman, Kasal Laksamana Muhammad Ali berperan sebagai Batara Baruna dan Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo sebagai Eyang Abiyasa, sedangkan Dewi Nagagini diperankan oleh istri Yudo Margono, Vero Yudo Margono, yang juga Ketua Umum Dharma Pertiwi.

BACA JUGA :  Kapolres Bondowoso Melaksanakan Doa Bersama dan Pemberian Santunan Kepada Anak Yatim

Dandim 0822/Bondowoso menjelaskan, dalam Pagelaran Wayang Orang “Pandawa Boyong” mempunyai makna yang luas buat kita semua sebagai warga negara Indonesia dalam menjaga keutuhan NKRI.

Dari cerita wayang orang, kita dapat belajar dari perjuangan. Pandawa yang merupakan lambang kehidupan. kita sebagai Apkowil yang juga bagian dari masyarakat untuk lebih memahami, menghayati, dan mengamalkan semangat serta nilai-nilai Pancasila yang diwakili oleh masing-masing sosok para Pandawa Lima.

BACA JUGA :  Korp Brimob Bersama Kapolsek Curahdami Memberikan Santunan ke Ponpes Yatim Aszahro Desa Locare

“Pagelaran Wayang Orang ini merupakan salah satu warisan budaya lokal yang harus di jaga dan dilestarikan dari masa ke masa sampai dengan ke Generasi Muda selanjutnya,” pungkas Letkol Arm Suhendra.

Sumber : Pendim 0822

Pewarta : rd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *